Rabu, 07 Maret 2018

main refreshing kepuncak

Dalam kehidupan di dunia ini tak setiap harinya kita melakukan mulu mulu melakukan kegiatan yg memusingkan kepala, takn setiap hari kita harus mengerjakan tugas sekolah makalah kuliah ataupun pekerjaan yg membuat otak jenuh. manusia haruslah melakukan yang namanya refreshing, yaitu amin main untuk merifres otak seperti traveling muncak ke gunung jalan jalan ataupun yang lainnya. nah dalam postingan ini saya akan menceritakan pengalaman naik gunung atau sering saya sebut muncak ke gunung. acara muncak ini saya lakukan sebagai pelampiasan kejenuhan yang setiah hari saya alami karena banyaknya tugas tugas dari dosen yang tak ada habisnya. hehehe.....

Hasil gambar untuk gunung merbabu
 http://gunung.id/estimasi-biaya-mendaki-gunung-merbabu/


Beberapa waktu lalu saya melakukan perjalan naik gunung ke puncak gunung merbabu yang berada di daerah  kabupaten magelang di lereng sebelah barat dan kabupaten boyolali di lereng sebelah timur dan selatan, kabupaten semarang di lereng sebelah utara, Provinsi Jawa tengah. dan saya melakuka perjalanan melalui jalur selo, Boyolali.

Perjalanan kepuncak ini saya lakukan dengan teman teman saya dari alumni sekolah SMK saya dulu. yaitu sahabat sahabat saya yang sudah kayak sodara, dan perjalan ini saya mulai dari berkumpul di sebuah rumah yang merupakan base camp kita tiap kita berkumpul dan bermain, yaitu di daeran sleman yogyakarta. pejalanan dari base camp hingga ke selo kita lakukan dengan menggunakan sepeda motor dengan 2 motor dan 4 orang berboncengan. perjalanan menuju selo ini memerlukan waktu yang lumayan yaitu sekitar 1 jam lebih, karena kita sangat santai dalam perjalanan.

 Perjalanan dari base camp jalur selo menuju puncan pu juga lama. yaitu sekitar 2 jam lebih. walaupun lama dan membuat kaki pegal pegal tapi semua itu dapat terbayarkan dengan pemandangan yang dapat kita lihat dari atas puncak, dengan suasana malam yang sangat dingin namun dapat melihat seluruh daerah di jogja dengan jelas, terlihat lampu kerlap kerlip di bawah dan juga keindahan langit yang sangat cerah sehingga, dan tak hanya malam yang sangat indah. kita pun dapat melihat matahari terbit yang bakalan dinantikan oleh ribuan pendaki yang juga menikmati keindahan alam di pagi hari dengan berfoto untuk menabadikan kenangan kenanga mereka usaha mereka untuk menuju pucak. keindahan awan yang terlihat seperti lautan tetapi bukan lautan air tetapi lautan awan.

Sungguh pengalaman yang tak terlupakan yang dapat kita rasakan, bahkan ada orang yang mewajibkan dirinya mendaki tipa bulannya. karena merasa kangen dengan keindahan ciptaan Allah ini. namun sebagai pendagi yang baik, saya sendiri memberikan nasehat agar kita selalu menjaga kebersihan dan mentaati peraturan peraturan pendakian. dan selalu berdoa agar dibei keselamatan. karena pernah juga ada yang menghlang dan ditemukan meninggal saat melakukan pendakian, entah dipendakian manapun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar